BONE – Manurunge, Tim Opsnal Reskrim Polsek Tanete Riattang Polres Bone bersama Piket SPKT dan Piket Fungsi yang dipimpin Panit Opsnal III Reskrim, Ipda Muhammad Nasrum, S.H, berhasil mengamankan seorang pria berinisial MN (65), warga Kelurahan Polewali, Kecamatan Tanete Riattang Barat, Kabupaten Bone.
MN diduga sebagai pelaku pencurian ternak (curnak) berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/B/180/IX/2025/SPKT/SEK TANETE RIATTANG/POLRES BONE/POLDA SULSEL.”Jumat (26/09/2025)
Kasus ini bermula pada Jumat (26/9/2025) sekitar pukul 08.30 Wita, ketika korban bernama Pandi menambatkan sapinya di sawah, tepatnya di Lingkungan Boda, Kelurahan Polewali kabupaten Bone
Usai melaksanakan salat Jumat, korban kembali untuk memeriksa sapinya, namun ternak tersebut sudah hilang. Upaya pencarian di sekitar lokasi tidak membuahkan hasil, sehingga korban melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.
Dari hasil pemeriksaan, terduga pelaku MN mengaku telah memanfaatkan kondisi sekitar yang sepi saat warga melaksanakan salat Jumat. Ia kemudian menarik sapi milik korban hingga ke pinggir jalan dan mengangkutnya menggunakan mobil pickup ke wilayah Wellalangnge.
Dalam upaya menjual hasil curiannya Terduga pelaku MN meminta bantuan Nirwana untuk mencarikan pembeli. Selanjutnya, Nirwana menghubungi Thamrin , yang kemudian Tamrin menawarkan sapi tersebut kepada Asiz, dan Asiz setuju membeli sapi curian itu seharga Rp 8,7 juta.
Tidak berhenti di situ, Asiz kemudian memposting sapi tersebut hingga menarik minat Pire, yang akhirnya membeli sapi itu seharga Rp 9,2 juta. Dengan begitu, sapi hasil curian tersebut berpindah tangan dan akhirnya berada dalam penguasaan pire.
Berkat kerja cepat tim gabungan Polsek Tanete Riattang, MN beserta barang bukti berhasil diamankan dan dibawa ke Mapolsek Tanete Riattang untuk proses penyidikan lebih lanjut.
Kapolsek Tanete Riattang Kompol Muh.Tawil,S.Sos menegaskan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan pengawasan dan penindakan terhadap kasus pencurian ternak yang kerap meresahkan masyarakat.
“Kami mengimbau kepada warga agar lebih waspada dalam menjaga hewan ternaknya serta segera melapor jika menemukan hal mencurigakan,” ujarnya.
Laporan : K**
