Sen. Apr 20th, 2026

BONE – Palette. Kasat Polairud Polres Bone Akp H. A. Sukri Sulaiman menerjunkan unit SAR Satpolairud Polres Bone untuk melakukan pencarian korban tenggelam diperairan Tanjung Palette wilayah perairan teluk Bone, Senin (23/01/2022) pagi.

Kegiatan SAR tersebut bekerjasama dengan tim SAR gabungan yakni Basarnas Kabupaten Bone, Brimob Bone, Satpol PP Kabupaten Bone dan dibantu oleh warga setempat.

Kasat Polairud Polres Bone mengungkapkan, korban atas nama Afdal Bin Ramli berusia 17 Tahun warga Desa Mallari dilaporkan tenggelam saat memancing ikan di perairan Tanjung Pallette dan tim SAR gabungan dibantu oleh warga setempat turun melakukan pencarian.

“Korban merupakan warga Dusun Nipa-Nipa Desa Mallari Kecamatan Awangpone Kabupaten Bone. Dia berangkat memancing pada minggu pagi (22/01/2023) disekitar tempat bagang bambu di perairan Tanjung Pallette menggunakan perahu motor (perahu katinting),” ungkap Kasat.

Berdasarkan informasi dari saksi mata, rekan korban Agustan mengatakan bahwa peristiwa berawal saat saksi dan korban sedang memancing ikan menggunakan perahu motor di perairan Tanjung Palette.

Diwilayah tersebut kondisi cuaca tidak bersahabat, tiba-tiba hujan disertai angin kencang dan gelombang tinggi yang membuat saksi dan korban mencari perlindungan di bagang bambu milik warga tidak jauh dari lokasi tempatnya memancing.

Saat berlindung di bagang bambu milik warga, tali pengikat perahu yang mereka tumpangi tiba-tiba terlepas dan terbawa arus, seketika itu korban terjun ke laut untuk mengambil perahu tersebut namun korban tidak mampu menggapai perahu dan kemudian korban kembali ke bagang akan tetapi sebelum sampai di bagang korban sudah tenggelam diduga akibat kelelahan.

Sebelum korban terjun ke laut, saksi sempat melarang korban karena kondisi saat itu tidak memungkinkan, angin kencang yang disertai gelombang tinggi dan berarus deras, namun karena takut kehilangan perahu milik kakek korban, akhirnya korban tetap nekat terjun ke laut.

Saksi sempat memberikan bantuan, namun karena derasnya arus dan tingginya gelombang membuat korban tidak dapat diselamatkan oleh saksi.

Informasi dari warga, korban dan saksi sudah sering memancing ikan dilokasi tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, Aparat gabungan bersama dengan warga setempat masih melakukan upaya pencarian dilokasi kejadian.

Laporan : K**

By editor

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *